Setiap kali kamu menonton video di media sosial, berbelanja online, atau menggunakan aplikasi navigasi, ada data yang dapat membantu sistem memahami pola penggunaan. Data tersebut bisa diolah untuk menemukan informasi yang berguna, misalnya mengenali tren, memperkirakan kebutuhan, atau membantu pengambilan keputusan.

Proses inilah yang berkaitan dengan data science atau ilmu data. Bidang ini menarik karena menggabungkan teknologi, matematika, statistik, dan kemampuan memahami masalah nyata. Bagi kamu yang tertarik pada Informatika, data science bisa menjadi salah satu bidang yang layak dikenali sejak dini.

1. Apa Itu Data Science?

Data science adalah bidang yang menggunakan metode ilmiah, statistik, pemrograman, dan pengetahuan tentang suatu bidang untuk mengumpulkan, mengolah, serta menganalisis data. Tujuannya adalah menemukan pola, menghasilkan wawasan, dan membantu menyelesaikan masalah.

Menurut IBM, data science menggabungkan matematika, statistik, pemrograman, analitik, serta teknologi seperti kecerdasan buatan dan machine learning untuk menemukan informasi yang berguna dari data.

Data science tidak sekadar membuat grafik atau menghitung angka. Prosesnya juga melibatkan pemahaman masalah, pemeriksaan kualitas data, pemilihan metode analisis, dan penafsiran hasil agar dapat digunakan secara tepat.

2. Contoh Data Science dalam Kehidupan Sehari-hari

Kamu mungkin pernah melihat bagaimana aplikasi digital memberikan rekomendasi atau menampilkan informasi berdasarkan aktivitas pengguna. Data science dapat membantu menghasilkan analisis seperti berikut.

Contoh Penerapan Data yang Digunakan Manfaat
Rekomendasi film atau musik Riwayat tontonan, lagu, atau interaksi pengguna Membantu menyarankan konten yang relevan
Analisis penjualan toko online Data transaksi, produk, dan waktu pembelian Menemukan produk yang diminati dan pola penjualan
Prediksi kebutuhan stok Riwayat penjualan dan persediaan Membantu merencanakan persediaan barang
Analisis kesehatan Data kesehatan yang dikumpulkan secara sah Mendukung penelitian dan pengambilan keputusan klinis
Analisis lalu lintas Data perjalanan dan kondisi jalan Membantu memahami pola kepadatan lalu lintas

Hasil analisis tetap bergantung pada kualitas data dan metode yang digunakan. Prediksi bukanlah kepastian, sehingga hasilnya perlu ditafsirkan dengan mempertimbangkan konteks dan keterbatasan data.

3. Bagaimana Proses Data Science Bekerja?

Sebuah proyek data science umumnya melalui beberapa tahapan. Urutannya dapat berbeda sesuai masalah yang ingin diselesaikan, tetapi gambaran sederhananya adalah sebagai berikut.

1. Menentukan masalah. Misalnya, sebuah toko ingin mengetahui mengapa penjualan menurun.

2. Mengumpulkan data. Data dapat berasal dari transaksi, inventaris, atau sumber lain yang relevan dan memiliki izin penggunaan.

3. Membersihkan data. Memeriksa data kosong, duplikasi, kesalahan pencatatan, atau format yang tidak konsisten.

4. Menganalisis data. Menggunakan statistik dan pemrograman untuk menemukan pola atau hubungan.

5. Menyajikan hasil. Menggunakan tabel, grafik, atau laporan agar temuan lebih mudah dipahami.

6. Mengevaluasi hasil. Memeriksa apakah analisis menjawab masalah dan dapat digunakan sebagai dasar keputusan.

Sebagai contoh, toko dapat membandingkan penjualan setiap bulan untuk melihat produk yang paling diminati. Hasilnya bisa digunakan untuk merencanakan stok, tetapi keputusan akhir tetap perlu mempertimbangkan faktor lain seperti musim, promosi, dan perubahan harga.

4. Skill Apa yang Dibutuhkan untuk Belajar Data Science?

Jika ingin mengenal data science, kamu tidak perlu menguasai semuanya sekaligus. Mulailah dari beberapa kemampuan dasar berikut.

Matematika dan statistik

Kemampuan ini membantu memahami rata-rata, persentase, distribusi data, korelasi, serta cara menafsirkan hasil analisis.

Pemrograman

Python banyak digunakan untuk pengolahan dan analisis data. Kamu dapat mulai dengan mempelajari variabel, percabangan, perulangan, fungsi, lalu mengenal pustaka seperti pandas untuk mengolah data.

Visualisasi data

Grafik membantu menyampaikan pola yang ditemukan dalam data. Namun, visualisasi perlu dibuat dengan tepat agar tidak menyesatkan pembaca.

Berpikir kritis

Angka tidak selalu menjelaskan penyebab suatu kejadian. Kamu perlu mempertanyakan kualitas data, memeriksa asumsi, dan membedakan hubungan statistik dari hubungan sebab akibat.

Komunikasi

Hasil analisis harus dapat dijelaskan kepada orang yang membutuhkan informasi tersebut, termasuk mereka yang tidak memiliki latar belakang teknis.

5. Apa Perbedaan Data Analyst dan Data Scientist?

Kedua profesi ini sama-sama bekerja dengan data, tetapi fokus dan tanggung jawabnya dapat berbeda.

Aspek Data Analyst Data Scientist
Fokus umum Menganalisis data untuk menjawab pertanyaan bisnis atau operasional Mengembangkan analisis dan model untuk menemukan pola atau membuat prediksi
Kegiatan Mengolah data, membuat laporan, dan menyusun visualisasi Melakukan analisis lanjutan, eksperimen, dan pemodelan statistik atau machine learning
Contoh pertanyaan Produk apa yang paling banyak terjual bulan ini? Faktor apa yang dapat membantu memperkirakan permintaan bulan depan?
Kemampuan yang digunakan SQL, spreadsheet, statistik, dan visualisasi Statistik, pemrograman, pemodelan, serta pengetahuan bidang terkait

Pembagian tersebut bukan aturan mutlak. Di beberapa organisasi, tugas kedua profesi bisa tumpang tindih, tergantung ukuran tim dan kebutuhan pekerjaan.

6. Apakah Data Science Dipelajari di Jurusan Informatika?

Ya, data science merupakan salah satu bidang yang berkaitan erat dengan Informatika. Di Program Studi S1 Informatika Universitas Alma Ata, profil lulusan yang dipublikasikan prodi mencakup bidang sains data, seperti Data Engineer, Data Scientist, dan Data Analyst.

Struktur kurikulum resminya juga memuat mata kuliah pendukung, seperti Statistika dan Probabilitas, Basis Data, Kecerdasan Buatan, Visualisasi Data, Deep Learning, Big Data, dan Penambangan Data. Mata kuliah tersebut tersebar di beberapa semester sehingga mahasiswa membangun pengetahuan secara bertahap.

Kamu bisa memeriksa susunan mata kuliah melalui struktur kurikulum S1 Informatika Universitas Alma Ata dan membaca informasi tentang profil lulusan pada halaman pendidikan Prodi Informatika.

7. Bagaimana Cara Mulai Belajar Data Science dari Nol?

Kalau kamu masih duduk di bangku SMA atau SMK, berikut langkah sederhana yang bisa dicoba.

1. Pelajari dasar matematika, terutama persentase, rata-rata, dan grafik.

2. Kenali spreadsheet untuk mengurutkan, memfilter, dan menghitung data.

3. Mulai belajar Python dari konsep dasar.

4. Cari dataset latihan yang terbuka dan tidak mengandung informasi pribadi.

5. Buat proyek kecil, misalnya menganalisis data penjualan fiktif atau membandingkan nilai ujian.

6. Sajikan hasil dalam grafik dan tuliskan kesimpulan berdasarkan data.

Jangan langsung mengejar model AI yang rumit. Memahami data, membersihkannya, dan menarik kesimpulan yang masuk akal merupakan fondasi penting sebelum mempelajari teknik lanjutan.

Kesimpulan

Data science adalah bidang yang menggabungkan pemrograman, matematika, statistik, dan pemahaman masalah untuk menghasilkan wawasan dari data. Penerapannya dapat ditemukan dalam bisnis, kesehatan, transportasi, dan berbagai layanan digital.

Bagi calon mahasiswa, data science menawarkan kesempatan untuk menggabungkan kemampuan teknis dengan analisis dan pemecahan masalah. Kamu bisa mulai dari dasar statistik, spreadsheet, dan Python sebelum mengerjakan proyek yang lebih kompleks.

Jika ingin mengenal mata kuliah serta bidang keahlian yang tersedia, kunjungi halaman resmi Program Studi S1 Informatika Universitas Alma Ata. Pelajari kurikulumnya dan temukan bidang Informatika yang paling sesuai dengan minatmu.