Banyak siswa SMA ingin belajar coding, tetapi sering bingung harus mulai dari mana. Sebenarnya, memahami program sederhana tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan contoh yang tepat, anak SMA pun bisa langsung mengerti konsep dasar pemrograman. Bagi kamu yang tertarik masuk ke dunia Informatika Jogja dan menjadi Mahasiswa Informatika, memahami contoh program sederhana adalah langkah awal yang sangat baik.

Apa Itu Program Sederhana?

Program sederhana adalah kumpulan perintah dasar yang ditulis dalam bahasa pemrograman untuk menjalankan tugas tertentu. Biasanya program ini melibatkan input (masukan), proses, dan output (hasil).

Sebagai contoh, kita bisa membuat program untuk menghitung luas persegi atau menentukan apakah suatu angka termasuk genap atau ganjil.

Mari kita lihat contoh menggunakan bahasa Python, karena bahasa ini mudah dipahami pemula.

Contoh 1: Program Menampilkan Nama

Program paling sederhana adalah menampilkan teks di layar:

print(“Halo, selamat datang di dunia coding!”)

Penjelasan:

  • print() digunakan untuk menampilkan teks.

  • Teks di dalam tanda kutip akan muncul di layar.

Ini adalah dasar dari semua program: memberi instruksi kepada komputer.

Contoh 2: Program Menghitung Luas Persegi

Sekarang kita buat program yang sedikit lebih interaktif:

sisi = int(input(“Masukkan panjang sisi: “))

luas = sisi * sisi

print(“Luas persegi adalah:”, luas)

Penjelasan sederhana:

  • input() digunakan untuk meminta pengguna memasukkan angka.

  • int() mengubah input menjadi angka.

  • sisi * sisi menghitung luas.

  • print() menampilkan hasil.

Program ini sudah menunjukkan konsep dasar pemrograman: menerima input, memproses data, lalu menampilkan output.

Contoh 3: Program Menentukan Genap atau Ganjil

angka = int(input(“Masukkan sebuah angka: “))

if angka % 2 == 0:

   print(“Angka tersebut adalah genap”)

else:

   print(“Angka tersebut adalah ganjil”)

Penjelasan:

  • % adalah operator sisa bagi.

  • Jika sisa bagi 2 adalah 0, berarti angka genap.

  • Jika tidak, berarti ganjil.

Di sini, kita belajar tentang percabangan (if-else), salah satu konsep penting dalam coding.

Kenapa Penting untuk Anak SMA?

Contoh program sederhana seperti ini membantu anak SMA memahami bahwa coding bukan hal yang menakutkan. Justru, dengan latihan rutin, logika berpikir akan semakin terasah.

Di Prodi Informatika Universitas Alma Ata, mahasiswa belajar pemrograman secara bertahap dari dasar hingga tingkat lanjut. Jadi, bagi calon Mahasiswa Informatika di Informatika Jogja, tidak perlu khawatir jika masih pemula—semua dimulai dari konsep sederhana seperti contoh di atas.

Kesimpulan

Belajar coding bisa dimulai dari program-program sederhana yang mudah dipahami anak SMA. Dengan memahami konsep input, proses, dan output, kamu sudah selangkah lebih dekat menuju dunia teknologi.

Jika kamu tertarik mendalami lebih jauh dan ingin mengembangkan skill secara profesional, menjadi Mahasiswa Informatika di Prodi Informatika Universitas Alma Ata di Informatika Jogja adalah pilihan tepat untuk membangun masa depan di dunia digital.

Penulis: Risky
Img Src: https://dashboard.primakara.ac.id/uploads/small_contoh_program_python_5918202666.jpeg