Keamanan website merupakan aspek yang sangat penting dalam pengembangan aplikasi web, terutama yang mengelola data pengguna. Serangan siber seperti pencurian data, peretasan akun, dan manipulasi sistem dapat menimbulkan kerugian besar. Oleh karena itu, Mahasiswa Informatika perlu memahami dasar-dasar keamanan website sejak dini.
Salah satu ancaman paling umum adalah SQL Injection, yaitu teknik menyisipkan perintah SQL berbahaya melalui input pengguna. Untuk mencegahnya, pengembang harus melakukan validasi input dan menggunakan prepared statement. Di Informatika Alma Ata, mahasiswa diajarkan pentingnya menulis kode yang aman untuk mencegah celah keamanan.
Ancaman lainnya adalah Cross-Site Scripting (XSS), di mana penyerang menyisipkan skrip berbahaya ke dalam halaman web. Pencegahan XSS dapat dilakukan dengan melakukan filter dan sanitasi data sebelum ditampilkan ke halaman web. Selain itu, penggunaan HTTPS juga sangat dianjurkan untuk melindungi data yang dikirimkan antara pengguna dan server.
Keamanan password juga menjadi perhatian utama. Password harus disimpan dalam bentuk terenkripsi menggunakan algoritma hashing seperti bcrypt. Praktik ini wajib diterapkan agar data pengguna tetap aman meskipun database berhasil diakses oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Di era digital saat ini, kesadaran keamanan di lingkungan Informatika Jogja semakin meningkat. Banyak komunitas dan kampus yang mendorong mahasiswa untuk memahami secure coding dan etika dalam pengembangan sistem.
Dengan memahami dan menerapkan prinsip keamanan website, Mahasiswa Informatika dapat membangun aplikasi yang tidak hanya berfungsi dengan baik, tetapi juga aman dan terpercaya. Keahlian ini menjadi bekal penting untuk berkarier di bidang teknologi informasi.
penulis: riskyy
img src: https://csirt.grobogan.go.id/storage/post-image/kiXyIZ3LZ96yU0caPI6YccxzqYm3cArd2mV2wDEL.jpg
Recent Comments